Keutamaan ikhlas dan meluruskan niat

بسم الله الرحمن الرحيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Ikhlas adalah perkara yang sangat agung dan mulia. Dengan sebab keikhlasan, amal-amal akan bernilai dan mendatangkan pahala. Ikhlas merupakan pondasi agama.
*📗 Allah ﷻ berfirman,*

وَمَآ أُمِرُوٓا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَآءَ وَيُقِيمُوا الصَّلٰوةَ وَيُؤْتُوا الزَّكٰوةَ  ۚ  وَذٰلِكَ دِينُ الْقَيِّمَةِ

_*📌 "Padahal mereka hanya diperintah menyembah Allah, 👉 dengan ikhlas menaati-Nya semata-mata karena (menjalankan) agama, dan juga agar melaksanakan sholat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar)."*_ ✅
[QS. Al-Bayyinah 98: Ayat 5]


*🌻Syaikh as-Sa’di rahimahullah menerangkan:*
_"Makna ‘tidaklah mereka diperintahkan’ yaitu dalam seluruh syari’at. Makna ‘kecuali untuk beribadah kepada Allah dengan mengikhlaskan agama untuk-Nya’ yaitu supaya mereka menujukan segala bentuk ibadah -lahir maupun batin- dalam rangka mencari wajah Allah serta mendapatkan kedekatan diri di sisi-Nya. Makna ‘mengikuti ajaran yang hanif’ yaitu berpaling dari semua agama yang menyelisihi agama tauhid."_
[lihat al-Majmu’ah al-Kamilah, 7/657]


*🌻 Rasulullah ﷺ bersabda,*
_“Sesungguhnya setiap amalan itu dinilai dengan niatnya. Dan bagi setiap orang akan mendapatkan balasan sebagaimana apa yang dia niatkan. Barangsiapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan barangsiapa yang hijrahnya kepada dunia yang ingin dia dapatkan atau karena wanita yang ingin dia nikahi, maka hijrahnya hanyalah kepada apa yang dia niatkan.”_
[HR. Bukhari dan Muslim dari ‘Umar bin al-Khaththab radhiyallahu ‘anhu]


*🌻 Ibnul Mubarak rahimahullah berkata,*
_“Betapa banyak amalan yang kecil menjadi besar karena niat, dan betapa banyak amalan yang besar menjadi kecil karena niat.”_
(lihat Jami’ al-‘Ulum wa al-Hikam, hal. 19)


*🌻 Mutharrif bin Abdillah asy-Syikhkhir rahimahullah berkata,*
_“Baiknya hati dengan baiknya amalan. Adapun baiknya amalan adalah dengan baiknya niat.”_
(lihatIqazh al-Himam al-Muntaqa min Jami’ al-‘Ulum wa al-Hikam, hal. 35)


*🌻 Syaikh as-Sa’di rahimahullah berkata,* _“Sesungguhnya amal-amal itu menjadi berbeda-beda keutamaannya dan akan semakin besar pahalanya sebanding dengan apa-apa yang ada di dalam hati si pelaku amalan, yaitu iman dan keikhlasan…”_
[lihat Bahjah al-Qulub al-Abrar, dalam al-Majmu’ah al-Kamilah Juz 9 hal. 11]


_Wallahu a'lam bish-shawaab,_
 والله أعلم بالصواب
🥀 _Barakallahu fiik_
بَارَكَ اللَّهُ فِيْك

*Semoga bermanfaat...*

Komentar

Postingan Populer